Mahasiswa Magister PAI Kelas Nonreguler A Stambuk 2025 Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di SDIT Anak Cerdas Mulia Binjai

Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas Nonreguler A stambuk 2025, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SDIT Anak Cerdas Mulia, Jalan Cut Nyak Dhien No. 154, Lingkungan II, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, pada 21 Agustus 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Pembelajaran di Era AI: Meningkatkan Kreativitas Guru SD dalam Mengembangkan Bahan Ajar yang Inovatif dan Bermakna.” Kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi akademik mahasiswa dalam mendukung peningkatan kompetensi pendidik, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di dunia pendidikan.

Pembukaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini turut didampingi oleh Dr. Zaini Dahlan, M.Pd.I., selaku Sekretaris Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam FITK UINSU. Kehadiran beliau menjadi bentuk pendampingan akademik dan dukungan program studi terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian mahasiswa, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam mendorong inovasi pembelajaran.

Melalui kegiatan pengabdian ini, mahasiswa Magister PAI berupaya mendorong para pendidik agar mampu beradaptasi dengan transformasi digital tanpa mengabaikan peran utama guru dalam proses pembelajaran. Teknologi AI diharapkan dapat menjadi alat bantu yang mendukung efektivitas kerja guru, bukan menggantikan kreativitas, pertimbangan profesional, maupun interaksi edukatif antara guru dan peserta didik.

Pengembangan bahan ajar yang inovatif juga menjadi perhatian penting dalam kegiatan ini. Bahan ajar yang dirancang secara kreatif dan kontekstual dapat membantu peserta didik memahami materi dengan lebih mudah, meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran, serta menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Oleh karena itu, pemanfaatan AI perlu disertai dengan kemampuan guru dalam menyeleksi informasi, memverifikasi kebenaran materi, menyesuaikan konten dengan karakteristik peserta didik, dan memastikan kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran.

Dalam perspektif pendidikan Islam, transformasi pembelajaran di era AI juga perlu diarahkan pada penguatan nilai-nilai moral dan pembentukan karakter. Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan hendaknya tetap berlandaskan nilai kejujuran, tanggung jawab, kreativitas, dan etika. Dengan demikian, inovasi pembelajaran tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada terciptanya proses pendidikan yang bermakna dan mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan di SDIT Anak Cerdas Mulia, mahasiswa Magister PAI kelas Nonreguler A stambuk 2025 FITK UINSU diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

Melalui kegiatan bertema transformasi pembelajaran di era AI ini, diharapkan para guru semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab. Dukungan program studi dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan satuan pendidikan diharapkan mampu mendorong lahirnya bahan ajar yang lebih inovatif, relevan, serta bermakna bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.